| Resensi | Akrilonitril Butadiena Stirena (ABS) merupakan termoplastik dengan sifat mekanik dan ketahanan benturan yang baik sehingga banyak digunakan sebagai bahan baku alat permainan, namun penggunaannya tetap memerlukan peningkatan kuat impak, sifat termal, laju alir, dan warna, sehingga dilakukan penambahan filler barium sulfat (BaSO4) dan kalsium karbonat (CaCO3) ke dalam matriks ABS untuk mengetahui pengaruhnya terhadap keempat parameter tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membuat komposit ABS yang terdiri atas matriks ABS, filler BaSO4 dan CaCO3, aditif, serta pigmen, dengan variasi komposisi filler, yaitu BaSO4:CaCO3 sebesar (7,5:7,5wt% ; 10:5wt% ; 15:15wt% ; 30:0wt%). Proses pembuatan komposit dilakukan melalui tahap pencampuran bahan menggunakan mixer, kemudian dilanjutkan dengan metode melt blending menggunakan twin screw ekstruder hingga diperoleh masterbatch. Masterbatch tersebut selanjutnya diproses menjadi spesimen uji sesuai kebutuhan masing-masing pengujian. Pencetakan chip warna menggunakan injection molding untuk uji warna, pembuatan spesimen uji kuat impak melalui metode hot press, sedangkan pengujian sifat termal dan laju alir dilakukan langsung menggunakan masterbatch tanpa melalui proses pencetakan tambahan. Karakteristik material dilakukan melalui empat pengujian, yaitu uji kuat impak menggunakan impact tester, analisis sifat termal menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC), pengujian laju alir menggunakan Melt Flow Index (MFI), serta uji warna menggunakan spectrophotometer x-rite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi filler BaSO4 dan CaCO3 memberikan pengaruh signifikan terhadap kuat impak, sifat termal, tingkat kecerahan warna, dan nilai MFR komposit ABS. Komposisi dengan BaSO4: CaCO3 (10:5%) terbukti memberikan hasil terbaik pada sebagian besar parameter uji, yaitu kuat impak paling tinggi sebesar 29,15 kJ/m2 dan konsistensi warna yang paling mendekati standar dengan total perbedaan warna (ΔE) sebesar 0,93, meskipun nilai laju alir lelehnya tergolong paling rendah di antara variasi lainnya sebesar 8,40 g/10 menit dan sifat termal dengan nilai melt point (Tm) sebesar 142,4˚C. Dengan demikian, komposisi tersebut dapat dijadikan acuan sebagai formulasi filler yang paling optimal untuk meningkatkan kuat impak, termal, dan estetika aplikasi alat permainan, dengan mempertimbangkan keseimbangan terhadap kemudahan proses produksinya. Kata kunci: Akrilonitril Butadiena Stirena, Barium Sulfat, Kalsium Karbonat, masterbatch, impact tester, spectrophotometer x-rite, laju alir leleh. |