| Resensi | PT Komatsu Indonesia bekerjasama dengan mitra bisnis yang disebut subkontraktor, sebagai upaya untuk mendukung produksi agar tetap berjalan dengan lancar, salah satunya adalah PT Arkha Jayanti Persada untuk proses machining. Kendala yang terjadi tidak bisa memenuhi permintaan PT Komatsu Indonesia untuk komponen bracket part number 17A7141142. Jumlah produksi komponen bracket yang dihasilkan sebanyak 16 unit per bulan, tidak bisa memenuhi target permintaan sebanyak 20 unit per bulan karena waktu proses yang terlalu lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimasi waktu setup proses yang lama agar dapat memenuhi target produksi. Metode yang dapat digunakan adalah metode Single Minute Exchange of Dies (SMED), data yang dikumpulkan dalam penelitian yaitu waktu kerja, utilitas, efisiensi, waktu proses, waktu setup, dan jumlah produksi. Pengolahan data yang dilakukan adalah perhitungan jumlah produksi dan perhitungan proses permesinan, memisahkan setup internal dan setup eksternal, dan memindahkan setup internal menjadi setup eksternal. Analisis yang dilakukan perbaikan dengan pendekatan metode SMED. Hasil implementasi metode SMED, menggantikan alat yang sebelumnya menggunakan 4 pieces drill menjadi 1 piece drill. Metode SMED ini dapat diaplikasikan dengan melakukan pergantian tool. Perbaikan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi dan mengurangi waktu proses komponen bracket menjadi lebih cepat sebesar 21,48%. Perbaikan yang telah dilakukan pada proses machining bracket 17A7141142 di PT Arkha Jayanti Persada, mengalami kenaikan produksi sebesar 25%, dari 16 unit menjadi 20 unit per bulan. Kata Kunci: Single Minute Exchange of Dies, Machining, Bracket 17A7141142 |