| Resensi | PT Mesin Isuzu Indonesia adalah perusahaan manufaktur otomotif yang memproduksi komponen mesin, salah satunya Cylinder Body. Kualitas produk sangat penting untuk menjaga kepuasan pelanggan, sehingga pengendalian cacat menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan mengurangi customer claim, khususnya cacat “Jumlah Nomor Seri Kurang” yang menyumbang 40,7% dari total klaim periode Maret–Mei 2024. Metode Six Sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) digunakan untuk menganalisis akar penyebab, merancang, dan menerapkan perbaikan. Analisis menemukan penyebab utama berasal dari aspek Method (proses pengecekan belum distandarisasi, masih visual) dan Man (operator baru kurang pelatihan). Implementasi perbaikan meliputi pembuatan Point Check pedoman kerja untuk verifikasi jumlah nomor, pembangunan ruang pelatihan “Quality Dojo”, dan pelatihan kerja serta pembekalan standar kualitas bagi operator. Evaluasi menunjukkan nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO) turun dari 14.552 menjadi 2.663 dan level sigma naik dari 3,68 menjadi 4,28. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan DMAIC efektif menurunkan cacat dan meningkatkan kualitas produk. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Six Sigma dapat menjadi solusi tepat untuk pengendalian kualitas di industri manufaktur otomotif. Keywords: DMAIC, DPMO, Six Sigma, Quality Dojo, Customer Claim, Cylinder Body. |