Detail Buku
JudulPembuatan dan Karakterisasi Film Komposit Berbasis Pati Sagu dengan Penambahan MCM-41 yang Telah Dienkapsulasi Ekstrak Secang (ES@MCM-41)
PengarangBahri, Nantasya Zabila (1521010)
PenerbitTKP/TKI Politeknik STMI Jakarta, Jakarta, 2025
Kode panggilD4 620.118 Bah P
Nomor dokumen8743
Jumlah dokumen1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp)
Media
Jenis dokumenSkripsi
Keterangan- Fisik : xv, 63 hlm; 30 cm
- No. Induk 42/SB/TKP/25
Keyword1. Material Komposit 2.Pati sagu — Bahan biopolimer 3.TKI/TKP
ResensiPlastik konvensional yang sulit terurai dapat mencemari lingkungan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti film komposit biodegradable berbasis biopolimer. Salah satu matriks yang dapat digunakan untuk pembuatan film komposit biodegradable adalah pati sagu yang memiliki kandungan polisakarida sebesar 79%-80%, namun masih memiliki sifat mekanis dan termal yang kurang baik. Untuk memperbaiki kekurangan tersebut dapat ditambahkan filler aktif berupa silika mesopori dengan jenis MCM-41 yang berasal dari limbah abu terbang batu bara. Agar film komposit biodegradable dapat memiliki sifat antibakteri dapat ditambahkan ekstrak kayu secang yang dienkapsulasi kedalam MCM-41. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi film komposit biodegradable berbasis pati sagu dengan penambahan MCM-41 yang telah dienkapsulasi ekstrak secang (ES@MCM-41). Film komposit biodegradable ini dibuat dengan metode solvent casting pada variasi (%b/b) 0, 5, 10, dan 15. Karakterisasi yang dilakukan adalah analisis termal mengunakan alat Thermo Gravimetric Analisys (TGA), gugus fungsi menggunakan alat Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), dan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil TGA, film pada variasi 15% menunjukkan stabilitas termal terbaik dengan suhu degradasi akhir mencapai 504,84 °C dan residu tertinggi sebesar 8,71%, menandakan keberhasilan interaksi antar komponen. Hasil FTIR menunjukkan keberadaan gugus –OH, C–O–C, C=C aromatik, dan Si–O, yang mengindikasikan keterikatan antar pati, ekstrak secang, dan MCM-41 melalui ikatan hidrogen dan interaksi fisik. Uji antibakteri menunjukkan bahwa film hanya efektif menghambat pertumbuhan S. aureus, dengan zona hambat maksimum sebesar 22,6 mm pada variasi 15% sedangkan terhadap E. coli tidak menunjukkan aktivitas penghambatan. Hasil ini membuktikan bahwa penambahan ES@MCM-41 dapat meningkatkan efektivitas termal dan antibakteri film terhadap bakteri Gram positif. Kata kunci: film komposit, pati sagu, MCM-41, ekstrak kayu secang, enkapsulasi, solvent casting

Riwayat Peminjaman

No. PeminjamStatus Tgl. PinjamTgl. Kembali
1.Salzabila Agustin AlegraNon Aktif23-02-202623-02-2026
2.Adwina Desto PrameswariNon Aktif09-03-202609-03-2026

Informasi Umum

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001. Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup. Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku. Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.

Alamat

Jl. Letjen Suprapto 26 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih
+62 21 42801783
humas@stmi.ac.id
perpus.politeknikstmijkt
Perpustakaan Kemenperin

Quote

'Do what you LOVE , and LOVE what you do. And you will get what you want'