Detail Buku
JudulPembuatan Bioplastik Dari Pati Singkong Dan Selulosa Ampas Tebu Dengan Penambahan Polivinyl Alkohol (PVA) Dan Seng Oksida (ZnO)
PengarangSaputra, Farhan (1521027)
PenerbitTKP/TKI POLITEKNIK STMI JAKARTA, Jakarta, 2025
Kode panggilD4 668.411 Sap P
Nomor dokumen8682
Jumlah dokumen1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp)
Media
Jenis dokumenSkripsi
Keterangan- Fisik : xiv, 77 hlm; 30 cm
- No. Induk 35/SB/TKP/2025
Keyword1. Bioplastik - Pati Singkong - Ampas Tebu 2. TKI/TKP
ResensiPermasalahan limbah plastik sintetis yang sulit terurai telah menjadi isu lingkungan yang semakin mendesak. Plastik konvensional membutuhkan waktu sangat lama untuk terdegradasi secara alami, sehingga menumpuk dan mencemari tanah maupun perairan. Penelitian ini mengatasi masalah tersebut dengan mengembangkan bioplastik berbasis bahan alami yang dapat terurai secara hayati sebagai solusi potensial. Pati singkong merupakan bahan yang banyak dipilih karena mudah didapat, murah, dan memiliki kandungan pati yang tinggi. Namun, bioplastik berbasis pati murni cenderung memiliki kelemahan dalam kekuatan mekanik dan kestabilan termal. Oleh sebab itu, diperlukan bahan penguat tambahan seperti selulosa dari ampas tebu yang bersifat biodegradable dan memiliki kekuatan tarik tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bioplastik ramah lingkungan dari kombinasi pati singkong dan selulosa ampas tebu, serta mengkaji pengaruh rasio komposisinya terhadap sifat mekanik, termal, dan biodegradasi. Proses pembuatan dilakukan melalui metode solvent casting, dengan tambahan polivinil alkohol (PVA) sebagai bahan pengikat dan seng oksida (ZnO) sebagai penguat. Rasio pati dan selulosa yang digunakan adalah 10:0, 9:1, 8:2, dan 7:3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rasio 8:2 menghasilkan kuat tarik tertinggi sebesar 8,51 MPa. Titik leleh tertinggi sebesar 203,5°C ditemukan pada rasio 10:0, namun menurun seiring bertambahnya selulosa akibat berkurangnya kristalinitas. Uji biodegradasi menunjukkan bahwa rasio 10:0 mengalami degradasi paling tinggi sebesar 8,4%, sedangkan rasio 7:3 terendah, yaitu 3,9%. Temuan ini membuktikan bahwa rasio komposisi sangat berpengaruh terhadap performa bioplastik secara keseluruhan, baik dari segi kekuatan, ketahanan panas, maupun kemampuan degradasinya. Kata kunci: Bioplastik, Selulosa, Ampas tebu, Pati singkong, Polyvinyl alcohol, Seng Oksida

Riwayat Peminjaman

No. PeminjamStatus Tgl. PinjamTgl. Kembali
1.Natasyiah SyaharaniMahasiswa23-02-202623-02-2026
2.Nadhya Amanta HermawanMahasiswa01-04-202601-04-2026
3.Adwina Desto PrameswariMahasiswa17-04-202617-04-2026
4.Salzabila Agustin AlegraMahasiswa19-06-202619-06-2026
5.Anisa FebriyaniMahasiswa22-06-202622-06-2026

Informasi Umum

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001. Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup. Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku. Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.

Alamat

Jl. Letjen Suprapto 26 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih
+62 21 42801783
humas@stmi.ac.id
perpus.politeknikstmijkt
Perpustakaan Kemenperin

Quote

'Berhenti berusaha tuk jadi yg sempurna. Temukan dia yg tahu semua kelemahanmu tapi tetap ingin menjadi bagian hidupmu.'