Detail Buku
JudulPenerapan Tata Letak Pada Lini Camshaft Untuk Memenuhi Permintaan Dengan Pendekatan Systematic Layout Planning Di PT Morita Tjokro Gearindo
PengarangAlif, Hafidh Nur ( 11120030 )
PenerbitTIO/TMI Politeknik STMI Jakarta, Jakarta, 2024
Kode panggilD1 658.2 Ali P
Nomor dokumen8360
Jumlah dokumen1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp)
Media
Jenis dokumenSkripsi
Keterangan- Fisik : XV, 104 hal. ; 30 cm
- No. Ind. 10/SB/TIO/2025
Keyword1. Tata Letak line produksi - metode Systematic layout Planning 2. TMI/TIO
ResensiIndustri otomotif telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade terakhir, termasuk dalam teknologi, desain, dan manufaktur. Perkembangan ini mencakup penggunaan teknologi baru seperti mobil listrik dan kendaraan otonom, serta adopsi konsep manufaktur efisien seperti Lean Manufacturing dan Industri 4.0. PT Morita Tjokro Gearindo, yang memproduksi gear, shaft, dan camshaft untuk berbagai jenis kendaraan, juga berusaha memenuhi peningkatan permintaan pasar. Divisi camshaft perusahaan ini saat ini memproduksi dua tipe camshaft, yaitu 12K11 dan 12K10, dan baru-baru ini menerima permintaan besar untuk memproduksi tipe camshaft baru, KOJ, dengan jumlah 2.000 unit per hari. Permintaan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan omzet yang signifikan. perbedaan proses dengan tipe yang lainnya mengharuskan perusahaan memperhitungkan kembali kebutuhan mesin baru dan merancang tata letak produksi yang optimal. Perencanaan tata letak yang baik akan membantu perusahaan mengatasi tantangan dalam integrasi mesin baru, memastikan efisiensi alur kerja, dan menghindari bottleneck dalam proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan Systematic Layout Planning (SLP) dalam perancangan tata letak produksi di divisi camshaft PT Morita Tjokro Gearindo, khususnya dalam mengakomodasi tipe camshaft KOJ. Pendekatan SLP melibatkan pengumpulan data, pengembangan tata letak awal, evaluasi alternatif tata letak, serta optimalisasi tata letak terbaik. Dengan SLP, perusahaan dapat memastikan tata letak yang efisien, mengurangi waktu tunggu, meminimalkan perpindahan material, dan meningkatkan kinerja operasional lini produksi. Pendekatan ini juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi potensi masalah sejak awal, sehingga mengurangi risiko gangguan produksi di masa depan. Hasil dari penelitian ini adalah PT Morita Tjokro Gearindo membutuhkan 12 mesin untuk dapat memenuhi permintaan dan dari 12 mesin tersebut dibutuhkan 6 operator untuk, kapasitas dari 12 mesin tersebut sudah cukup untuk memenuhi permintaan 2000 pcs/hari, dan biaya material handling dari rancangan tata letak tepilih pada lini camshaftt adalah sebesar Rp 292.733,59 meter/tahun

Riwayat Peminjaman

No. PeminjamStatus Tgl. PinjamTgl. Kembali

Belum pernah dipinjam


Informasi Umum

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001. Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup. Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku. Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.

Alamat

Jl. Letjen Suprapto 26 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih
+62 21 42801783
humas@stmi.ac.id
perpus.politeknikstmijkt
Perpustakaan Kemenperin

Quote

'Sahabat adalah mereka yg tahu kapan saat yg tepat tuk menyemangati, membiarkanmu sendiri, dan saat tuk berbagi. -@Beehavior'