| Resensi | Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh Reward dan Punishment terhadap Kinerja Karyawan melalui Motivasi Kerja sebagai variabel Intervening. Penelitian ini dilatar belakangi dengan turunnya kinerja karyawan dengan bukti turunya pendapat baik dari penjualan kendaraan dan unit entri servis sekitar Rp10.000.000 hingga Rp100.000.000. Dalam penelitian ini menggunakan Reward (X1) dan Punishment (X2) sebagai variabel independen, Motivasi Kerja sebagai variabel intervening, dan Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen. Teknis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Path Analysis yang dibantu dengan aplikasi SPSS. Penelitian ini menggunakan hasil kuesioner sebagai data primer dan buku, jurnal, serta referensi lainnya sebagai data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa Reward berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja dengan nilai t hitung (2,924) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi 0,006 (<0,05). Punishment juga berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja dengan nilai t hitung (2,093) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi 0,043 (<0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa Reward berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung (6,493) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi <0,001 (<0,05). Punishment juga berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung (3,226) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi 0,003 (<0,05). Kemudian hasil penelitian menunjukan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung (10,194) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi <0,001 (<0,05). Sedangkan berdasarkan uji sobel didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh Reward terhadap Kinerja Karyawan melalui Motivasi Kerja sebagai variabel intervening dengan nilai t hitung (5,214) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi <0,05. Terdapat pengaruh Punishment terhadap Kinerja Karyawan melalui Motivasi Kerja sebagai variabel intervening dengan nilai t hitung (3,671) > t tabel (2,028) dan nilai signifikansi <0,05. |