Detail Buku
JudulImplementasi Alat Bantu Kerja Untuk Menurunkan Level Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDS) Pada Proses Semi Automatic Welding (SAW) S-Case Dengan Menggunakan Metode Hirarc dan Reba Pada Lini Proses Fabrikasi D155-6R PT Komatsu Indonesia.
PengarangPrasetyo, Jemmy (1120033)
PenerbitTIO/TMI POLITEKNIK STMI JAKARTA, Jakarta, 2024
Kode panggilD1 620.82 Pra I
Nomor dokumen8264
Jumlah dokumen1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp)
Media
Jenis dokumenSkripsi
Keterangan- Fisik : xxii, 179 hlm; 30 cm
- No. Ind. 53/SB/TIO/24
Keyword1. ERGONOMI - ALAT BANTU KERJA - MERODE MSDS DAN SAW 2. TMI/TIO
ResensiPT Komatsu Indonesia (KI) adalah perusahaan manufaktur alat berat yang menerapkan standar tinggi dalam kualitas produk maupun Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dengan kebijakan yang ditetapkan untuk mencapai "Zero Accident". Salah satu produk yang diproduksi adalah Dozer D155-6R, dengan kapasitas produksi 10 unit per bulan. Proses fabrikasi D155-6R masih banyak dilakukan secara manual, termasuk proses Semi Automatic Welding (SAW) S-Case. Postur kerja yang salah atau tidak alamiah dalam proses ini menyebabkan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada operator. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan pada bulan September 2023, ditemukan bahwa sekitar 57% atau 4 dari 7 operator yang bekerja di lini proses fabrikasi D155-6R mengalami keluhan akibat postur kerja yang tidak tidak alami yang berdampak pada risiko cedera MSDs. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi risiko MSDs pada operator dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengevaluasi dari postur kerja operator dan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk mengidentifikasi danmengendalikan risiko yang ada. Untuk mengatasi masalah ini, alat bantu kerja berupa stand dirancang dan diimplementasikan sesuai prinsip ergonomi dan data antropometri operator. Analisis Finite Element Method (FEM) bertujuan untuk menguji dan memastikan kekuatan dari material stand yang dipakai yaitu material Baja SS400 dapat menahan beban dari komponen S-Case sebesar 2,158 ton. Dari Implementasi Stand SAW S-Case berhasil menurunkan skor REBA dari 11 menjadi 3 dan level risiko HIRARC dari 2 menjadi

Riwayat Peminjaman

No. PeminjamStatus Tgl. PinjamTgl. Kembali
1.Bintang RamadhanMahasiswa18-06-202518-06-2025
2.Aliyah Hanita NazihahMahasiswa17-09-202517-09-2025

Informasi Umum

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001. Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup. Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku. Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.

Alamat

Jl. Letjen Suprapto 26 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih
+62 21 42801783
humas@stmi.ac.id
perpus.politeknikstmijkt
Perpustakaan Kemenperin

Quote

'Hadapi masalah tnpa masalah agar masalah tidak mnjadi risalah kesalahan spanjang perjalanan ini'