| Resensi | Bracket air bag merupakan salah satu komponen penting dalam industri otomotif yang diproduksi melalui proses stamping menggunakan dies di PT XYZ. Pada kondisi awal, desain dies untuk produksi bracket air bag terdiri dari delapan proses berdasarkan data Manufacturing Process Planning (MPP). Namun, konfigurasi ini menimbulkan kendala efisiensi, baik dari sisi biaya pembelian material untuk pembuatan dies maupun konsumsi raw material untuk produksi bracket air bag. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi melalui redesain dies menjadi empat tahap operasi. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan simulasi berbasis Computer-Aided Engineering (CAE) untuk meminimalkan potensi cacat pada produk akhir. Metode penelitian diawali dengan pengumpulan dan analisis data desain awal berdasarkan MPP, kemudian dilakukan perancangan ulang dies menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) guna mengidentifikasi potensi efisiensi dari sisi desain. Selanjutnya, validasi desain baru dilakukan dengan analisis forming simulation menggunakan perangkat lunak simulasi CAE. Evaluasi difokuskan pada nilai thinning (penipisan material) dan persentase area tanpa kerutan (no wrinkles). Redesain dies menghasilkan konfigurasi baru menjadi empat proses, yaitu: OP10 (blanking & piercing), OP20 (forming), OP30 (bending & restrike), dan OP40 (piercing & cam piercing). Berdasarkan hasil perhitungan, OP10 memerlukan mesin press dengan tonase minimal 31 ton, sedangkan OP20 membutuhkan minimal 16 ton. Hasil simulasi CAE menunjukan, nilai thinning terendah sebesar 0,562 mm (di bawah batas aman 0,7 mm) yang mengindikasikan potensi terjadinya cracks (retak) pada produk, dan area no wrinkles (tidak ada kerutan) hanya 85,65%. Setelah dilakukan modifikasi pada kontur die face dan penyesuaian clearance, nilai thinning meningkat menjadi 0,756 mm, dan area no wrinkles naik menjadi 92,93%. Selain itu, penerapan desain empat proses ini berpotensi menurunkan estimasi biaya material pembuatan dies hingga 52,09% serta mengurangi scrap material hingga 29,69%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan redesain dies dapat diterapkan secara efektif pada proyek manufaktur sejenis guna meningkatkan daya saing industri otomotif. Kata kunci: bracket air bag, redesain dies, forming simulation, efisiensi produksi |