Detail Buku
JudulAnalisis Risiko Operasional di Departemen HRD PT XYZ
PengarangNadilla, Vika (1721016)
PenerbitABO/MBI Politeknik STMI Jakarta, Jakarta, 2025
Kode panggilD2 658.4 Nad A
Nomor dokumen8575
Jumlah dokumen1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp)
Media
Jenis dokumenSkripsi
Keterangan- Fisik : xii, 112 hlm; 30 cm
- No. Induk 35/SB/ABO/2025
Keyword1. Manajemen Resiko
ResensiPT XYZ merupakan perusahaan manufaktur komponen sistem pengereman untuk kendaraan roda dua dan empat dibawah naungan Astra Group yang menjadikan pengelolaan SDM sebagai salah satu prioritas utama. Selama ini departemen HRD belum secara sistematis melakukan identifikasi, analisis, evaluasi maupun pemantauan terhadap risiko-risiko yang mungkin timbul dari setiap kegiatan operasionalnya, sehingga berdampak pada terjadinya penyimpangan di tahun 2024 yang berkaitan dengan tindakan korupsi dan penyelewengan wewenang di lingkungan departemen HRD. Penelitian ini bertujuan menyusun operational risk register menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi risiko, sedangkan Metode FTA untuk menganalisis akar penyebab risiko kritis. Berdasarkan hasil pengolahan data dari hasil FGD dengan para informan, teridentifikasi 18 risiko dari empat sections dalam Departemen HRD. Risiko dengan nilai risk priority number (RPN) tertinggi adalah risiko ketidakmutakhiran dan ketidaklengkapan data, sedangkan nilai RPN terendah dimiliki oleh risiko demonstrasi eksternal dan keterlambatan pengurusan visa. Analisis lebih lanjut dengan metode FTA terhadap risiko tertinggi tersebut mengungkapkan 10 akar penyebab. Sebagian besar akar penyebab dari risiko ketidakmutakhiran dan ketidaklengkapan data berkaitan dengan keterbatasan sistem informasi dan dukungan teknologi, seperti belum tersedianya prosedur verifikasi data secara periodik, ketiadaan layanan pelaporan perubahan data melalui sistem online, belum tersedia fitur pengingat otomatis yang terintegrasi, serta belum adanya rencana integrasi sistem monitoring. Permasalahan ini menunjukkan bahwa ketidakterpaduan sistem digital menjadi faktor utama penyebab risiko. Oleh karena itu, upaya mitigasi difokuskan pada peningkatan infrastruktur digital melalui pengajuan penunjukan PIC IT khusus di Departemen HRD yang bertanggung jawab atas pengembangan sistem monitoring, digitalisasi pelaporan data, dan automasi penyampaian informasi, guna memperkuat akurasi, efisiensi, serta efektivitas pengelolaan data SDM. Kata Kunci: Analisis Risiko, FMEA, Operasional, Risk Register, FTA.

Riwayat Peminjaman

No. PeminjamStatus Tgl. PinjamTgl. Kembali
1.Muhammad Kholid Al-mahdyMahasiswa05-02-202605-02-2026
2.Gilang Nur RohmanMahasiswa13-02-202613-02-2026
3.Jihan Trie FadillahMahasiswa13-02-202613-02-2026
4.Gilang Nur RohmanMahasiswa24-02-202624-02-2026
5.Fajra FirdausMahasiswa05-03-202605-03-2026
6.Muhammad Kholid Al-mahdyMahasiswa13-03-202613-03-2026

Informasi Umum

Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001. Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup. Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku. Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.

Alamat

Jl. Letjen Suprapto 26 Cempaka Putih Timur Cempaka Putih
+62 21 42801783
humas@stmi.ac.id
perpus.politeknikstmijkt
Perpustakaan Kemenperin

Quote

'Apapun yg telah kamu lakukan, apapun kesalahanmu, kamu akan selalu menemukan kata maaf dalam hati seorang Ibu.'