Resensi | Penelitian bertujuan meningkatkan kapasitas ruang penyimpanan gudang bahan baku dan pengelompokan tata letak bahan baku pada kelas tertentu di PT Rekaindo Global Jasa. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah kapasitas penyimpanan bahan baku yang kurang memadai akibat dari kondisi manajemen gudang yang belum menerapkan sistem FIFO, peletakan barang masih acak, dan beberapa bagian lantai gudang yang tidak dapat digunakan. Hal tersebut juga mengakibatkan bahan baku tetap menumpuk di area incoming dan mempengaruhi kegiatan loading-unloading barang. Selain itu, tidak adanya pengelompokan kelas penyimpanan bahan baku menimbulkan permasalahan tata letak penyimpanan yang berpengaruh pada proses pencarian barang di gudang. Berdasarkan permasalahan gudang tersebut, maka diselesaikan melalui pengamatan, wawancara, pengukuran dan studi literatur untuk mendapatkan data-data primer dan sekunder. Kemudian, dengan metode Class Based Storage dan Analisis ABC didapatkan hasil perhitungan kebutuhan ruang adalah 9 pallet dan 2 rak penyimpanan, perhitungan nilai throughput tertinggi ada pada komponen MCCB 800A dengan total frekuensi 10 kali keluar-masuk gudang, pembagian kelas bahan baku, kelas A memuat 11 jenis komponen, kelas B memuat 10 jenis komponen, dan kelas C memuat 11 jenis komponen. Hasil akhir dari penelitian ini adalah peningkatan penggunaan lantai gudang 3,9% dengan penyesuaian kebutuhan open area, pengaturan aliran material secara FIFO, dan pengelompokan tata letak berdasarkan frekuensi perpindahan barang (fast moving, medium moving, dan slow moving). |