| Judul | Implementasi Sistem Pemeliharaan Mesin Menggunakan Metode Total Productive Maintenence (TPM) Untuk Meningkatkan Nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada CNC LATHE SHENYANG 2 AXIS DI PT Laksana Bus Manufaktur |
| Pengarang | Arandhika, Bisma Alfaidzi (1120026) |
| Penerbit | TIO/TMI POLITEKNIK STMI JAKARTA, Jakarta, 2024 |
| Kode panggil | D1 658.202 85 Ara I |
| Nomor dokumen | 8292 |
| Jumlah dokumen | 1 eksemplar (tersedia di perpustakaan = 1 eksp) |
| Media | |
| Jenis dokumen | Skripsi |
| Keterangan | - Fisik : xiv, 152 hlm; 30 cm - No. Ind. 2/SB/TIO/25
|
| Keyword | 1. PEMELIHARAAN MESIN - TPM - OEE - CNC LATHE 2. TMI/TIO |
| Resensi | PT Laksana Bus Manufaktur mempunyai banyak divisi dalam mebuat body bis, salah satunya divisi komponen. Divisi ini merupakan divisi penunjang komponen untuk membuat bus, contoh barang yang dihasilkan pada divisi komponen seperti assy pengarah yang berfungsi sebagai penghubung sasis dengan body bis. Pembuatan assy pengarah ini, melalui 3 tahap permesinan dari cutting, lathe, dan bending. Dari mesin-mesin ini, yang pemakaiannya cukup intens dan sering kali terjadi penghambatan dalam produksi assy pengarah adalah mesin CNC (computer numerically controlled) Lathe shenyang 2 Axis. Masalah yang terjadi pada mesin ini adalah masalah pada perawatan mesin. Mesin CNC Lathe shenyang 2 Axis mengalami breakdown selama 32 jam dan proses rework sebesar 7% pada periode 13 September – 4 November 2023, sementara mesin cutting dam mesin bending tidak pernah breakdown. perusahaan menginginkan waktu downtime sesingkat mungkin dan menghasilkan zero defect tetapi perusahaan masih mempunyai toleransi rework sebesar 5%. Masalah ini terjadi karena tidak adanya perawatan harian pada mesin yang menyebabkan breakdown dan proses rework yang melebihi toleransi. PT Laksana Bus Manufaktur menerapkan perawatan corrective untuk melakukan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Total Productive Maintenance (TPM) untuk meningkatkan efektivitas mesin melalui perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis terhadap Six Big Losses yang berfungsi untuk menghitung kerugian pada mesin. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan, fishbone diagram dan metode 5W+1H untuk mengidentifikasi dan menghasilkan perbaikan. Usulan perbaikan yang diimplementasikan pada penelitiaan ini adalah pembuatan check list, pembaruan prosedur, dan pembuatan instruksi kerja. Nilai OEE yang diketahui sebelum perbaikan sebesar 78%. Persentase six big losses terbesar didapatkan pada idling minor stoppages dengan nilai 8%. Setelah perbaikan didapatkan nilai OEE 87% dan persentase six big losses dari idling minor stoppages dengan nilai 5%. Terdapat kenaikan 9% terhadap nilai OEE dan idling minor stoppages penurunan 3%. |
Informasi Umum
Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) Politeknik STMI Jakarta : 3171052C0000001.
Perpustakaan STMI buka setiap hari Senin - Kamis, mulai pukul 08.00-16.00 WIB, Istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Hari Jumat, mulai pukul 08.00-16.30 WIB, Istirahat pukul 11.30 - 13.00 WIB. Hari Sabtu/Minggu/Cuti Bersama/Hari libur Nasional, layanan tutup.
Setiap anggota perpustakaan boleh meminjam maksimal 2 buah buku secara bersamaan. Lama pinjam adalah maksimal 7 hari per buku.
Skripsi/TA hanya boleh dibaca di dalam Perpustakaan.